Kursus Menulis “Gratis”

Wednesday, October 29, 2014



Banyak yang bertanya, bagaimana cara agar bisa menulis dengan baik? Jawabannya ya tentu saja “menulis”. Kenapa saya tulis ‘gratis’, karena memang kuncinya pada diri kita mau berhasil atau tidak. Dan upaya tersebut sangat tergantung dari ketekunan kita. 

Kalau ditanya bagaimana kamu bisa menulis? Jawaban saya cuma satu, karena saya suka menulis. Suka dalam artian saya selalu melakukannya berulang-ulang, saya terbiasa melakukannya.

Sejak kelas 5 SD saya mulai rutin menulis ‘diary’ setiap sebelum tidur malam. Apa yang saya tulis waktu itu? Apa saja. Mulai dari kegiatan saya hari itu di sekolah. Saya jajan apa hari ini? bagaimana nilai ulangan saya hari ini? Saya bermain dengan siapa hari ini? Kemana? Bagaimana? Dari jam berapa sampai jam berapa? Tulis saja semua secara mengalir yang ada di otak kita. Jangan malu, toh buku itu hanya milik kita, hanya kita yang tahu. 

Seiring waktu dan bertambahnya usia, isi tulisan di ‘diary’ saya juga berubah. Kadang saya merasa punya masalah yang sulit diselesaikan, saya suka atau benci sesuatu, itu seharusnya begini dan ini seharusnya tidak boleh begini, semua saya tuliskan di buku ‘diary’. Dan karena terlalu asyik saya sampai lupa waktu dan sering tidur terlalu larut malam. 

Demikian saat ini, mungkin saya tak lagi se-tekun waktu itu untuk menulis ‘diary’. Tapi tiap kali selesai mengikuti seminar, kuliah, atau kegiatan lainnya saya selalu menyempatkan membuat tulisan tentang kegiatan tersebut. Baik mengenai siapa yang berbicara, tentang apa, masalahnya apa, lalu dari diskusi itu diperoleh suatu kesepakatan apa, saya mencoba merangkumnya menjadi suatu bentuk tulisan pendek. 

Saya juga tidak tahu apakah tulisan saya bagus atau tidak, sampai suatu hari saya memposting tulisan saya mengenai pertandingan sepak bola di facebook dan mendapat respon positif. Selanjutnya, saya diminta untuk maintenance website dan setelah itu saya selalu diminta membuat liputan suatu kegiatan.  Prinsip saya satu, ilmu yang saya dapat kalau tidak lekas saya tulis, saya akan langsung lupa. Dan ketika sudah saya tulis, buat apa kalau tidak dibagikan ke yang lain? Toh menyebarkan ilmu itu dakwah dan mendapatkan pahala :)

Lalu, mungkin ada yang bertanya.. Bagaimana dengan saya yang sudah umur sekian? Bukankah menulis sejak SD itu proses yang panjang? 

Menulis adalah proses menuangkan ide/gagasan ke dalam bentuk tulisan. Jadi yang kita biasakan adalah proses menyampaikan ide-nya. Dalam 2 minggu jika kita mau rutin membiasakan diri menulis sebelum tidur, outputnya akan terlihat. Selanjutnya adalah soal waktu bagaimana tulisan kita bisa enak dibaca dan bahasa kita mengalir dengan baik.

Selamat Menulis J

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA