Patrilineal dan Matrilineal

Sunday, April 21, 2013

Obrolan kami malam ini tiba-tiba menyinggung soal patrilineal dan matrilineal, kebetulan kami bertiga berasal dari suku yang berbeda di Indonesia. Jawa, Minangkabau dan Melayu, tepat mewakili dua tipe garis keturunan tersebut.

Kadang saya berpikir kenapa suatu suku menjadikan garis ibu atau ayah sebagai garis utama keturunan. Pertanyaan itu cuma terjawab dari definisi kata partilineal dan matrilineal itu saja, jika patrilineal keturunan akan ditarik dari pihak ayah, dan jika matrilineal keturunan akan ditarik dari pihak ibu. Beberapa informasi juga menambahkan bahwa untuk patrilineal berarti kekuasaan keluarga ada di pihak laki-laki, sedangkan matrilineal berarti kekuasaan ada dipihak ibu. Saya kurang puas dengan informasi tersebut, karena itu tidak menjawab pertanyaan 'mengapa'.

Kemudian saya teringat pernah membaca sebuah artikel tentang identifikasi korban bencana alam atau korban kecelakaan yang tinggal tulang belulangnya saja. Apa yang dilakukan untuk mengidentifikasi korban sedangkan yang tersisa hanya tulang belulangnya saja? Ternyata yang digunakan untuk mengidentifikasi korban adalah mitokondria yang ada di tulang tersebut. Mitokondria diturunkan lewat jalur ibu, maka dari identifikasi mitokondria dapat diidentifikasi identitas korban.

Oohh, untuk beberapa alasan mungkin hal tersebut adalah salah satu jawaban 'mengapa' untuk kasus matrilineal. Sedangkan untuk kasus patrilineal saya masih tidak mengerti, satu-satunya yang saya tahu saat ini karena dalam Islam mengajarkan bahwa laki-laki adalah kepala keluarga dan menjadi wali nantinya. Laki-laki adalah pemimpin, minimal untuk keluarga-nya sendiri.

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA