Kesombongan Orang-orang Pintar

Thursday, April 11, 2013

Hari ini ngobrol dengan salah seorang teman, dan tiba-tiba sampai ke tema ini. Kebetulan nyeletuk salah seorang teman se-bidang di Jurnalistik kampus yang merupakan Mahasiswa berprestasi di Fakultasnya angkuh bener nggak bisa diajak kenalan. Ternyata teman saya ngobrol ini malah menjawab dengan hal yang nggak terpikirkan oleh saya. "Semua orang pinter itu selalu punya kesombongan. Entah itu mungkin konsekuensi dari kepintaran mereka", tiba-tiba langsung sadar diri. Bener juga tuh kata-kata.

Yap, memang nggak semua orang pintar seperti itu. Orang yang pernah ke luar negeri hanya mau berteman dengan mereka yang juga pernah ke luar negeri juga, apa itu?? Tapi waktu saya rasakan kok memang kebanyakan begitu. Dulu low profile, masih mau nyapa, bahkan ngobrol. Tiba-tiba setelah sekalinya ikut exchange, ketemu di jalan pura-pura nggak kenal. Lama-lama juga males nyapa-nya kan?? masak iya kita mulu yang suruh nyapa duluan.

Sebenarnya waktu saya pikir-pikir lagi, sombong nggak cuma milih orang pinter aja kok.. Setiap orang kan punya sisi positif dan negatif, dan proporsinya selalu sama, bayangin aja ada koin yang sisinya berat sebelah, pasti nggak bisa diberdirikan. Nah begitu juga dengan manusia, semakin besar sisi positif yang terekspose, pasti sisi negatifnya juga bakal kelihatan lebih banyak. Kalau ada orang yang bisa ngontrol sisi positifnya nggak terlalu menonjol, pasti sisi negatif dia juga nggak akan terlalu kelihatan.

Lagi pula, kesombongan itu bakal terus berusaha tumbuh dalam hati manusia. Pernah denger hadist "Tidak akan masuk surga barangsiapa dalam hatinya masih ada kesombongan walau hanya seberat biji zarrah pun". Kalau mengendalikan sombong itu mudah, apa value buat masuk surga dunk? Bukankah nggak ada yang gratis  di dunia ini? Ya itulah, kalau mau masuk surga salah satunya harus bisa mengendalikan hatinya biar nggak muncul rasa sombong.

Kenapa sombong lebih milih orang pinter? Sebenarnya nggak milih sih.. Cuma salah satu kelemahan orang pinter itu ketika mereka sudah mulai merasa bahwa mereka paling tahu, paling bisa. Maka tertutuplah mata hati mereka, cuma mau diakui keberadaannya tanpa mau tahu bagaimana orang lain.

Bukannya merasa tahu itu berarti percaya diri ya?? Beda. Sombong vs percaya diri itu beda. Ini yang harus banyak orang ketahui. Orang percaya diri tahu bahwa meski dia nggak tahu segalanya, tapi dia punya keunikan tersendiri yang nggak dimiliki orang lain. Orang percaya diri ini masih terbuka menerima masukan, mengakui kelebihan orang lain juga. Beda kasus dengan orang sombong, karena merasa paling tahu, dia jadi sok tahu, nggak mau mendengar masukan dari manapun. Orang sombong juga menganggap mereka yang punya kelebihan sebagai saingan, maka biasanya orang sombong juga pelit soal informasi, takut kalau diberitahukan ke orang itu bisa membuat lawannya jadi lebih baik dari dia.

That's all.. Percakapan hari ini sampai disini. :)


You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA