Gejolak Partai-Partai Pasca Lolos Verifikasi Pemilu 2014

Friday, February 01, 2013

Awal Januari 2013, 10 partai lolos verifikasi untuk pemilu 2014 telah melakukan pengambilan nomor urut partainya. Berikut adalah daftar partai peserta pemilu 2014 beserta nomor urutnya:

1. Partai Nasional Demokrat (Partai NasDem) 
2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
5. Partai Golongan Karya (Partai Golkar)
6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra) 
7. Partai Demokrat
8. Partai Amanat Nasional (PAN)
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10.Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura)

NasDem adalah partai yang mengalami gejolak paling dini pasca lolos verifikasi sebagai peserta pemilu 2014. Ketua Dewan Pakar NasDem Hary Tanosudibyo mengundurkan diri diduga karena kecewa dengan rencana Surya Paloh yang hendak merombak struktur kepengurusan DPP. Hary Tanoesudibyo beralasan mayoritas anggota dan pengurus Partai Nasdem di daerah saat ini dari kalangan muda. Mundurnya Hary Tanosudibyo ini kemudian diikuti juga mundurnya 5000 kader NasDem Jabar karena tak setuju Surya Paloh menjdi ketua.

Berita selanjutnya muncul akibat penggrebekan BNN dirumah presenter Raffi Ahmad beberapa waktu lalu yang menangkap 17 orang termasuk diantaranya Wanda Hamidah, anggota komisi E DPRD DKI yang juga merupakan anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Penangkapan ini menyeret-nyeret nama PAN ke media karena memang Raffi Ahmad adalah bakal caleg dari PAN dan Wanda Hamidah sendiri adalah anggota Fraksi PAN. Meski beberapa hari kemudian Wanda dibebaskan karena serangkaian hasil tes yang dijalaninya negatif, namun hasil tes Raffi Ahmad positif dan bahkan ditetapkan sebagai tersangka. Kasus ini setidaknya memberikan pembelajaran bahwa ketenaran publik figur tidak selalu menguntungkan suatu partai dalam meraup suara masyarakat. Ini juga memberi pelajaran partai-partai lainnya untuk berhati-hati dalam perekrutan anggota legislatifnya.

Meredanya kasus Wanda Hamidah, kemudian disusul kasus lain yang juga menyeret nama partai. Luthfi Hasan Ishaaq, Anggota DPR sekaligus mantan Presiden PKS sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap terkait rekomendasi kuota impor daging sapi. Saat ini Luthfi menjadi tahanan KPK  satu sel dengan Irjen Djoko Susilo. Kasus ini tentu saja meluas dan ikut memperburuk citra PKS di mata rakyat, meskipun beberapa simpatisan optimis bahwa Luthfi tak melakukan suap.

Partai Politik merupakan salah satu alat demokrasi agar masyarakat bisa bebas mengekspresikan pendapatnya, menentukan siapa pemimpinnya. Jumlah partai politik di Indonesia juga tidak dibatasi harus 2 atau 3, tetapi mengacu kepada verifikasi kelayakan partai untuk turut serta dalam pemilu. Kalau ada 10 partai yang lolos verifikasi, maka 10 partai tersebut layak untuk ikut pemilu. Sangat disayangkan jika kemudian ada oknum-oknum yang memanfaatkan eksistensi partai-partai tersebut hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Mereka terpilih menjadi anggota dewan juga selalu membawa nama partai yang berhasil membawa mereka menjadi anggota dewan. Tentu saja jika ada kesalahan mereka dalam melaksanakan tugas negara, atau bahkan urusan pribadi mereka yang dianggap tak layak, akan membawa-bawa nama partai yang mengusungnya.

Partai bolehlah mengusung visi dan misi yang berbeda-beda. Tetapi ketika perwakilannya duduk sebagai anggota dewan atau memiliki posisi di kabinet, visi dan misi mereka harusnya satu, yaitu untuk kemajuan Indonesia bukan untuk kepentingan partai saja. Partai politik dibentuk sebagai sarana bagi masyarakat agar dapat turut serta dalam pesta demokrasi, agar suara mereka tidak dibelenggu seperti zaman-zaman sebelumnya. Tapi ketika partai-partai sudah menjamur, partai-partai tersebut seolah tak lagi memihak pada kepentingan rakyat. Politisi-politisi dari partai tersebut tak sedikit juga yang melakukan tindak korupsi. Maka sebenarnya demokrasi ini dibawa ke arah mana??

Gejolak partai-partai pasca lolos verifikasi tersebut menunjukkan bahwa di dalam tubuh partai sendiri masih terdapat perdebatan tentang visi misi ke depan, tentang kriteria caleg yang bisa mereka terima, ataupun norma yang harus ditaati bagi mereka yang turut serta menjadi anggota salah satu partai. Harapannya, partai-partai lolos verifikasi tersebut segera berbenah untuk bisa lebih baik agar rakyat bisa memberikan kepercayaan suaranya kepada partai-partai tersebut.

#7HariMenulis - Hari Kedua


You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA