Ajang Pencarian Bakat

Monday, June 25, 2012



(A Piece Memory of alumni IPA 2 SMAN 1 Cawas 2008)

Suatu hari yang cerah, diadakan ajang pencarian bakat di kelas XI IPA 2. Semua siswa diberi kebebasan melakukan kegiatan apa saja yang mereka sukai. Jurinya adalah para guru bidang study, diantaranya Pak Suharjo (Matematika), Bu Heny (Matematika), Pak Slamet (Fisika), Bu Marini (Fisika), Pak Basir (Kimia), Bu Prapti (Kimia), Pak Kartika (PPKn), Pak Saji (Sejarah), Bu Purwanti (Geografi), Pak Bali (Olahraga), Bu Farida (Bahasa Indonesia), Bu Nanik (Bahasa Inggris), Pak Eko (Biologi), Bu Titik (Agama), dan Bu Murtiningsih (Bahasa Jerman) yang semuanya mengawasi setiap sudut kelas. Di belakang, Guna dan Sabar berkonsentrasi penuh menyelesaikan percobaan Kimia rancangan mereka agar tidak terganggu debat sosial yang berlangsung kolot antara Adit, Amin dan Yanuar. Tri yang membantu Ana, Ria dan Janti memecahkan persoalan Matematika tingkat tinggi terganggu suara berisik percakapan bahasa Inggris antara Irfan, Etty dan Novita. Di Tengah, berkumpul anak-anak yang sedang berkonsultasi masalah agama dengan Rohmat disaksikan Wati dan Ayu yang sedang berdiskusi menyelesaikan tugas. Indah hanya tersenyum simpul melihat Risna yang lagi ngomel karena hasil gambaran Biologi-nya di coret-coret Aris. Disamping mereka berlangsung pertandingan catur yang diikuti Esthi, Dedy dan Mudah ditonton langsung oleh Ninik, Ratih dan Sri Lestari sambil ngobrol tentang soal Fisika yang sedang dikerjakan Farida dengan wajah berkeringat. Wantex, Erwin, dan Ngadino sibuk menyusun strategi yang akan digunakan untuk menghadapi Tim Sepakbola gabungan dari SMAN 1 Cawas. Trisni dan Yuliana saling berdiam diri, padahal disamping mereka terdengar ledakan tawa canda dari Ambar, Lely, Eva dan Dezy. Kasih dan Haposan tampak asyik bermain games HP tanpa memperdulikan Marsi yang setengah mati meneliti kembali tugasnya yang kurang sempurna. Adi dan Yuzril berdiri di depan dengan wajah kebingungan melihat tingkah laku aneh anak buah mereka, sedang Izza tersenyum melihat keadaan kelas dan menuliskannya ke dalam bentuk cerita. Tiba-tiba terdengar suara mikrofon yang menghentikan semua aktivitas siswa “diumumkan kepada seluruh siswa bahwa Ajang pencarian Bakat telah berakhir dan kelas XI IPA 2 terpilih menjadi kelas terheboh dengan berjuta bakat terpendam”,. Suasana kelas berubah menjadi hingar-bingar. Ada yang bersorak gembira dan ada yang masih termangu-mangu tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi (20 April 2007, diambil dari catatan kecil dalam binder-ku).

*)Just beside an usual activity in class, don’t feel and think too deep.
Just the way to remember trough your special character and your special ability.
Remember this, I always remember you all. 40 students of IPA 2 (Natural Science 2nd Class), I hope you always behind the blessing of Alloh SWT.

Sepertinya udah harus dibuat cerita yang lebih baru lagi tentang IPA 2 dengan keahlian profesi masing-masing saat ini.

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA