Take Care of Us, Captain

Monday, May 21, 2012



Cast
Sinopsis:
Drama “Take Care of Us, Captain” menceritakan tentang sosok Han Da Jin (Koo Hye Sun) yang secara tragis kehilangan kedua orang tuanya setelah lulus dari Sekolah Pilot ternama di US. Dia kehilangan kepercayaan dirinya untuk terbang, namun kemudian ia menemukan alasan terbang kembali untuk membuat ayahnya bangga. Kim Yoon Sung (Ji Jin Hee) adalah murid ayah Han Da Jin yang pada penerbangan pertamanya sebagai co-pilot melakukan kesalahan dan mengakibatkan ibu Han Da jin meninggal di pesawat. Ia kehilangan kepercayaan diri, dan menemukan keinginannya untuk terbang kembali serta kemudian sukses menjadi Kapten. Han Da Jin dan Kim Yoon Sung mulai bekerja bersama sebagai Kapten dan co-pilot.

Description:
Title: 부탁해요, 캡틴 / Butakhaeyo, Captain
Previously known as: Fly Again
Genre: Romance
Director: Joo Dong Min (주동민)
Screenwriter: Jung Na Myung (정나명)
Episodes: 20
Broadcast network: SBS
Broadcast period: 2012-Jan-04 to 2012-Mar-08

Review
          Han Kyu Pil (ayah Han Da Jin) merupakan seorang Kapten pada suatu maskapai penerbangan. Pada penerbangan pertama Kim Yoon Sung, Han Kyu pil memberi kepercayaan Kim Yoon Sung untuk memegang kendali diruang kokpit. Di pesawat yang sama, Chi Ji Won adalah seorang pramugari. Seorang ibu ingin pergi ke toilet dan meminta bantuan Choi Ji Won karena kesulitan untuk berjalan (maklum, ibu ini sedang hamil tua). Choi Ji Won agak mengabaikan ibu ini ketika seorang pemuda dengan wajah ganteng meminta tolong pada saat yang sama untuk diambilkan selimut.
Ketika Han Kyu Pil keluar sebentar ke toilet, Kim Yoon Sung melakukan kesalahan (yang menurutku wajar dilakukan oleh anak muda yang masih banyak penasaran dan keinginan-keinginan aneh. Tapi ini menjadi situasi yang berbahaya) yang mengakibatkan goncangan pada pesawat. Ibu hamil tadi terbentur-bentur di dalam toilet. Kim Yoon Sung mencoba mengembalikan posisi pesawat, tapi yang terjadi malah terjadi goncangan kembali yang lebih kuat. Ibu tersebut kembali terbentur-bentur dan kemudian jatuh. Pintu toilet terbuka, Choi Ji Won terkejut melihat ibu itu jatuh kemudian memapahnya menuju kursi penumpang. Ibu tersebut minta tolong diambilkan selimut, kemudian Choi Ji Won melihat banyak darah keluar dari Ibu tersebut dan segera melaporkannya ke pramugari yang lain.
Ibu tersebut melahirkan bayinya di dalam pesawat tanpa ada seorang dokter. Choi Ji Won disuruh mempersiapkan peralatan medis, karena begitu panik ia melakukannya dengan tergesa. Setelah berhasil mengeluarkan peralatan dari dalam box, ia berlari dan sialnya ia terjatuh dengan peralatan berceceran. Ia langsung memungut peralatan tersebut dan kembali berlari menuju ruang emergency. “apakah kau sudah mensterilkannya dahulu?”, kata seorang pramugari. Choi Ji Won diam saja karena ketakutan. Akhirnya gunting tersebut digunakan untuk memutus tali plasenta bayi. Bayinya sudah lahir, tapi naas darah tak kunjung berhenti dari tubuh ibu itu hingga ibu itu meninggal.
Choi Ji Won menangis ketika pemakaman ibu itu, Han Da Jin melihat Choi Ji Won dan sangat marah. Kim Yoon Sung juga menghadiri pemakaman tersebut, dari jauh ia menangis tersedu-sedu. Tampaknya Choi Ji Won dan Kim Yoon Sung sangat menyesali kelalaian mereka masing-masing. Han Da Jin hidup dengan adiknya yang sakit-sakitan akibat kejadian itu.

Tujuh tahun kemudian...
Pada penerbangan pertamanya (bersama Kim Yoon Sung), Han Da Jin melakukan kesalahan (mematikan lampu di kokpit, yang artinya lampu di tempat penumpang berada juga mati) yang membuat penumpang pesawat menjadi panik. Kim Yoon Sung marah dan menyuruh Han Da Jin keluar dari pesawat karena menganggap Han Da Jin tidak serius, beruntung Han Da Jin diselamatkan oleh situasi.

Sosok Kim Yoon Sung menjadi Kapten yang Perfect, ia sangat berhati-hati dalam segala urusan. Ia selalu mengecek kelengkapan pesawat, baik mesin, dll. Ia mengecek daftar penumpang dan riwayat kesehatannya dan selalu menyampaikan kepada pramugari untuk lebih memperhatikan penumpang yang butuh perhatian khusus (ex, penumpang yang akan melakukan operasi, penumpang yang menderita sakit jantung, dll). Kim Yoon Sung sangat trauma dengan turbulence sejak kejadian itu, kemudian ia berusaha mengendalikan pesawat sebisa mungkin mengalami turbulence sekecil mungkin. Karena adanya turbulence, keselamatan seseorang bisa terancam. Ia menjadikan keselamatan penumpang sebagai nomor satu dalam prinsipnya.

Choi Ji Won kemudian juga menjadi manajer yang banyak dipuji karena pelayanannya. Ia begitu memperhatikan kondisi penumpang dan kebutuhannya, baginya keamanan dan kenyamanan penumpang adalah harga yang harus mereka terima tanpa memandang siapa mereka pada kenyataannya. Selama mereka berada di pesawat, maka status mereka adalah sama, yakni penumpang yang harus mendapatkan pelayanan yang sama. Berbeda dengan Kim Yoon Sung, sejak kejadian itu Choi Ji Won selalu mengingat-ingat untuk sterilisasi peralatan medis terlebih dahulu sebelum menggunakannya ketika seorang ibu harus melahirkan darurat di dalam pesawat.

Tampaknya mereka berdua memang benar-benar mengambil pelajaran berharga dari kesalahan yang telah mereka lalukan di masa lalu. Dan kemudian ini membuatku berpikir bahwa tidak seharusnya mereka di Judge hanya dengan kesalahan yang mereka lakukan di masa lalu tanpa melihat perubahan mereka menjadi  lebih baik (karena ingin membayar kesalahannya di masa lalu, walaupun mungkin tak akan pernah terbayar).

Han Da Jin berada pada situasi dilematis ketika harus berada pada pesawat yang sama dengan Choi Ji Won, ia tak dapat berpikir sehat karena selalu teringat bahwa Choi Ji Won adalah orang yang menyebabkan ibunya meninggal dan adiknya menjadi sakit-sakitan saat ini. Kemudian dengan usahanya ia bisa mengalahkan ego-nya itu, memisahkan antara urusan pribadi dengan urusan pekerjaan. Yah, memang seperti itulah, apapun pekerjaannya kita harus menjadi seorang profesional. Yang aku sukai dari sosok Han Da Jin adalah karena dia selalu berusaha mencapai targetnya, bukan tipe orang yang mudah menyerah. Ia typical orang yang care, ingin sukses, tapi ia tak ingin meninggalkan orang lain untuk sukses sendirian (waktu test Kapten-Co Pilot, Kim Soon Yung menyuruhnya berganti pasangan agar ia bisa lolos test kedua).

Kang Dong Soo, bagiku sosok yang unik. Dia orang kaya, tapi dia tak mau memperlihatkan itu dalam gaya hidupnya karena tak mau mendapatkan perempuan yang hanya tertarik pada kekayaannya saja. Pada misinya mencari istri itulah, dia selalu berhenti di dekat kulkas minuman otomatis di bandara dan meminta 300 won pada pramugari-pramugari yang sedang berkerumun disitu untuk membeli secangkir kopi. Itu membuat dia dikenal sebagai “300 won Oppa”. Tak ada yang tahu kalau sebenarnya dia adalah Controller di Bandara.

Hong Mi Joo, dia cantik dan cerdas sehingga kemudian posisinya naik menjadi Vice President di Wings Air. Dia suka Kim Yoon Sung karena sewaktu kecil Kim Yoon Sung-lah yang menyelamatkannya dari tragedi kebarakan di rumahnya. Dia nggak sadar kalau perasaannya itu membuat Kim Yoon Sung terluka karena mengingat masa lalu. Yang aku kurang suka, dia jadi ambisius banget ingin Kim Yoon Sung keluar dari company sewaktu tau kalau Kim Yoon Sung g’ menaruh hati sama sekali ke dia. Tapi kemudian dia bisa menerima kalau Kim Yoon Sung hanya menjadi Oppa baginya.

Untuk sisi romantisnya...,
Aku suka gaya Kim Yoon Sung mengundang Han Da Yeon makan malam dirumahnya sebagai alibi biar bisa makan malam dengan Han Da Jin. Ha..ha..ha,, lagipula kalau mengundang Han Da Yeon, pasti Han Da Jin ikutan...
Juga waktu membelikan Han Da Jin mobil, alasannya untuk orang yang ada di hatinya (katanya sih Han Da Yeon, haha, dia jaim banget jujur ke Han Da Jin), demi keselamatan  Han Da Yeon. Yang pasti kalau dipikir ujung-ujungnya untuk Han Da Jin juga, kan nggak mungkin si Han De Yeon kecil nyetir mobil. Hahaha...okelah,,
Tapi yang paling konyol adalah waktu Han Da Jin membelikan Kim Yoon Sung couple jaket, eh ternyata bukannya dikasih ke Kim Yoon Sung malah salah kasih ke anak muda usil yang suka ng-godain Han Da Jin. Otomatis Kim Yoon Sung-nya jealous-lah.. Hahhaha..., ada ajha upaya Kim Yoon Sung untuk mendapatkan kaos yang memang seharusnya jadi milikinya itu.

*)Recomended buat ditonton. Semoga lekas diputar di Indonesia, hehe..
Jadi banyak tahu istilah-istilah penerbangan dan sisi kemanusiaan.
Gomawo udah mau baca sedikit ulasan-ulasanku.
(아리날)

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA