“SAWIT”, apa yang terbayang dibenakmu pertama kali?

Wednesday, May 23, 2012



“Ketika disebut kata “SAWIT”maka apa yang pertama kali terbayang dibenak kalian?”

“uang...”
“minyak nabati”
“brondolan...”
“Jarak Tanam 9m x 9m”
“populasi 147 per ha”

          Saya salut dengan kalian (mahasiswa IPB) karena yang terbersit dalam pikiran kalian adalah sisi positif dari kelapa sawit. Orang lain akan mengatakan “merusak lingkungan”, “mengganggu ekosistem orang utan”, dll”, begitu disampaikan oleh dirut PT Astra Agro Lestari sewaktu acara pembekalan pasca kampus mahasiswa Fakultas Pertanian IPB di audit. Thoyib Hadiwijaya.
          Dalam kuliah MK Tanaman Perkebunan yang spesifik membahas Kelapa Sawit dari pembibitan hingga pemanenan, kami belajar secara mendetail tentang Kelapa Sawit. Dosen-dosen kami tak pernah membawa kami ke dalam isu negatif, kami lebih diajak berpikir tentang cara pengembangan usaha mulai dari maintenance hingga pemanfaatan pasca panen-nya. Isu-isu negatif seperti penyumbang utama CO2 penyebab Global Warming, merusak lingkungan, menyebabkan banjir, merusak habitat orang utan, itu justru saya dengar dari seminar-seminar yang diselenggarakan LSM-LSM tertentu (dan hanya orang yang aktif ikut acara ini itu saja yang tahu). Maka bagaimana kami bisa terbersit pemikiran negatif tentang sawit?
          Dekanat Faperta akhir-akhir ini sering melakukan kegiatan yang membawa dampak besar bagi mahasiswanya. Hmm, andaikan sejak dulu ketika saya masih aktivis di BEM A,... tapi sudah bersyukur ada perubahan, sebab hubungan dekanat dengan mahasiswa juga penting.
         

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA