10 Masjid Terunik di Indonesia

Wednesday, April 25, 2012


1.   Masjid  “Menara Kudus” Al Manar

    Disebut juga Masjid Al Aqsa. Dibangun oleh Sunan Kudus (Ja’far Sodiq). Keunikan dari masjid ini adalah perpaduan arsitektur masjid dengan candi bercorak Hindu. Selain itu, masjid ini dibangun dengan menggunakan batu pertama dari Baitul Maqdis, Palestina.

     Keramik yang digunakan meskipun banyak ditemukan di Indonesia, namun penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Jepang (Sakai dan Takaimoto0 menyatakan bahwa ada dua keramik yang dibuat asli oleh pabrik di Vietnam. Dua buah keramik buatan Vietnam di masjid tersebut, satu di antaranya menempel di atas pintu bagian utara. Bentuknya segi empat, dengan warna dasar putih, di bagian tengah berwarna sedikit kebiruan dengan motif bunga. Ini usianya paling tua, yaitu awal abad ke-14 atau sekitar tahun 1450. Keramik satunya lagi menempel di pintu sebelah selatan. Bentuknya lebih besar, lebih menarik, dan banyak warna biru dengan motif bunga. Umurnya lebih muda, yaitu sekitar awal abad ke-15.Motif keramik tersebut mengandung unsur budaya Vietnam dan Islam. Campuran motif semacam ini bisa ditemukan juga di Istambul, Turki.

Masjid ini lokasinya terletak di desa Kauman, kecamatan kota, Kabupaten   Kudus, Jawa Tengah dan merupakan landmark kota Kudus selain Rokok dan Jenang Kudus.


2. Masjid Muhammad Cheng Ho
Terletak di Jl Gading, kota Surabaya. Merupakan salah satu masjid yang tercatat sebagai masjid terunik dalam Rekor MURI (Museum rekor indonesia). Arsitekturnya yang kental dengan arsitektur Tiongkok inilah yang membuat Masjid Cheng Ho begitu Unik.






3. Masjid Agung Demak
Masjid tertua di Pulau Jawa sekaligus landmark kabupaten Demak yang didirikan oleh Wali Songo. Lokasi berdirinya masjid ini yaitu di Demak Bintoro, pusat kota Demak. Dahulunya masjid ini merupakan cikal bakal kerajaan Glagahwangi Bintoro Demak.


Keunikan masjid ini terletak pada arsitekturnya yang mempunyai nilai historis seni arsitektur bangunan khas Indonesia. Megah, anggun, kharismatik, mempesona dan berwibawa. Soko Majapahit, berjumlah delapan buah terletak di serambi masjid. Benda ini merupakan hadiah Prabu Brawijaya V yang diberikan kepada Raden Fattah ketika menjadi Adipati Notoprojo di Glagahwangi Bintoro Demak 1475 M. Soko Tatal / Soko Guru yang berjumlah 4 ini merupakan tiang utama penyangga kerangka atap masjid yang bersusun tiga. Masing-masing soko guru memiliki tinggi 1630 cm. Formasi tata letak empat soko guru dipancangkan pada empat penjuru mata angin. Yang berada di barat laut didirikan Sunan Bonang, di barat daya karya Sunan Gunung Jati, di bagian tenggara buatan Sunan Ampel, dan yang berdiri di timur laut karya Sunan Kalijaga Demak. Masyarakat menamakan tiang buatan Sunan Kalijaga ini sebagai Soko Tatal.

Kini Masjid Agung Demak difungsikan sebagai tempat peribadatan dan ziarah.Penampilan atap limas piramida masjid ini menunjukkan Aqidah Islamiyah yang terdiri dari tiga bagian ; (1) Iman, (2) Islam, dan (3) Ihsan.


4.   Masjid Baiturahman Aceh
Masjid Raya Baiturrahman adalah sebuah masjid yang berada di pusat Kota Banda Aceh. Masjid ini dahulunya merupakan masjid Kesultanan Aceh.

Masjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu masjid termegah di Asia Tenggara. Masjid ini berada di pusat kota Banda Aceh yang bersebelahan dengan pasar tradisional Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia. Masjid yang menempati area kurang lebih empat hektar ini berarsitektur indah dan unik, memiliki tujuh kubah, empat menara dan satu menara induk. Ruangan dalam berlantai marmer buatan Italia, luasnya mencapai 4.760 m2, dan dapat menampung hingga 9.000 jama‘ah. Di halaman depan masjid terdapat sebuah kolam besar, rerumputan yang tertata rapi dengan tanaman hias dan pohon kelapa yang tumbuh di atasnya.

Masjid Raya Baiturrahman adalah simbol religius, keberanian dan nasionalisme rakyat Aceh. Masjid ini dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636), dan merupakan pusat pendidikan ilmu agama di Nusantara. Pada saat itu banyak pelajar dari Nusantara, bahkan dari Arab, Turki, India, dan Parsi yang datang ke Aceh untuk menuntut ilmu agama.


5. Masjid Perahu

    Terletak di sebuah gang kecil yang diapit oleh Apartemen casablanca, jakarta. Nama aslinya Al Munada Darrusalam. Dikenal sebagai msjid perahu karena disebelah masjid tersebut terdapat bangunan beton yang menggambarkan perahu raksasa. Bangunan mirip perahu tersebut difungdikan sebagai tempat wudlu.




6. Masjid “Gereja” Cipari
    Terletak di kabupaten garut, Jawa Barat. Keunikannya karena mirip bangunan gereja.  Ciri yang menegaskan bahwa bangunan tersebut adalah masjid, hanyalah kubah dan menara. Masjid ini dahulunya merupakan basis perjuangan rakyat dan tentara.
     
     Posisi menara dan pintu utama telah menjadikan bagian ini tampil tepat sinergi dan tampak luas. Dari bentuk dan posisi menara dan pintu utama ini, bangunan jelas mengingatkan kita pada bentuk bangunan-bangunan gereja. Ketika kita masuk kedalam, yang memberi penanda bahwa bangunan ini adalah masjid hanyalah keberadaan ruang mihrab, berupa penampil yang menempel di dinding arah kiblat.




7. Masjid Kubah Mas
Masjid Kubah Mas atau masjid Dian Al Mahri ini terletak di Depok, Jawa Barat. Kubahya memang terbuat dari emas, mirip dome of the rock di Palestina. Masjid Dian Al Mahri memiliki 5 kubah. Satu kubah utama dan 4 kubah kecil. Uniknya, seluruh kubah dilapisi emas setebal 2 sampai 3 milimeter dan mozaik kristal. Bentuk kubah utama menyerupai kubah Taj Mahal.

Selain itu, relief hiasan di atas tempat imam juga terbuat dari emas 18 karat. Begitu juga pagar di lantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid. Sedangkan mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis bahan prado atau sisa emas.

Secara umum, arsitektur masjid mengikuti tipologi arsitektur masjid di Timur Tengah dengan ciri kubah, minaret (menara), halaman dalam (plaza), dan penggunaan detail atau hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk, untuk memperkuat ciri keislaman para arsitekturnya.
Di lokasi ini juga terdapat taman yang begitu luas. Sering menjadi tujuan wisata religi.



8. Masjid Pintu Seribu
Masjid Nurul Yakin memang lebih dikenal dengan sebutan masjid sewu (seribu) karena memiliki 1000 pintu. Masjid ini menjadi salah satu obyek wisata baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Lokasinya di Kp Bayur, Tangerang.










9. Masjid bawah Tanah Taman Sari

Terletak di bawah tanah kompleks Taman Sari Yogyakarta. Dibangun pada paruh pertama abad lalu. Terdiri atas dua lantai berbentuk bulat dengan rongga-rongga jendela dibagian luarnya. Lantai bawah untuk jamaáh pria dan lantai atas untuk jamaáh wanita. Tangga dari lantai bawah menuju lantai atas terletak di tengah-tengah lingkaran. Selain itu terdapat kolam kecil berbentuk bulat di tengah masjid dengan tangga melintang diatasnya.


10. Masjid An Nurumi
Merupakan masjid kecil di tepi jalan Solo-Yogya. Kubahnya mirip bangunan di moskow, Rusia. Dikenal juga dengan masjid Kremlin. Masjid ini menjadi tempat singgah sholat bagi masyarakat yang lalu lalang sepanjang jalan tersebut.







Source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2413613#post125441867, Blogs Indra Purbo: Tujuh Masjid unik di Indonesia, Wikipedia: Masjid Menara Kudus, masjid Agung Demak

You Might Also Like

2 comments

  1. Selamat siang kakak....
    Saya minta izin mencopas artikel ini, keponakan saya ada tugas Pendidikan Kewarganegaraan disekolahnya. Materinya agar membuat kliping yg isinya tempat peibadatan agama yg diakui di Indonesia. Keponakan saya masih 3 SD, semoga kakak berkenan.
    Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
  2. Iya silakan.. dicantumkan sumbernya saja.. semoga bermanfaat :))

    ReplyDelete

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA