Menjaga Hati. . .

Thursday, January 05, 2012


04 Januari 2012
7:24

Teruntuk: mereka yang tak menyalahkan syari’at sebagai kambing hitam atas suatu peristiwa

“Menjaga hati itu tak mudah, sungguh pun jika aku bisa, belum tentu dengan dia. Dan kalaupun kami bisa, bagaimana orang lain dengan prasangkanya?”.
(Anfika Noor, dlm Novelnya “Penjaga Hati” the Best Seller)


Semua itu kembali kepadanya, bagaimana ia menjaga hati.

Ketika mereka mengatakan “masa’ sih seorang fulanah yang jilbaber itu bisa bersikap demikian terhadap seorang fulan?”. Bukan...,jangan kaitkan itu dengan jilbab besar yang ia kenakan! Jangan kaitkan itu dengan pakaian longgar yang ia pakai! Lihatlah bagaimana ia menjaga hati. Bagaimana busana muslimah ternyata belum mampu menjaga hatinya.

Dan jangan pula pernah berpikir “ah, kalau begitu apa bedanya orang yang mengenakan pakaian longgar dengan pakaian minimalis, kalau yang berpakaian longgar saja tak luput dari fitnah maupun zina (mata dan hati)?”,. Harusnya arah pemikirannya adalah “mereka yang mengenakan pakaian longgar dengan jilbab menutupi lengannya saja tak luput dari fitnah ataupun zina, apalagi yang belum mengenakannya”.

Teringat satu kalimat dalam pelajaran Aqidah kelas 2 MTs (semoga buku-buku itu masih ada, rindu membacanya kembali, sangat rindu bahasa Arab), al imanu yazidu wa yanqus. Yazidu bil ibadah wa yanqusu bil ma’siyah...
Keimanan seseorang itu naik turun...

Kaitkan itu dengan kondisi seseorang ketika menghadapi masalah. Mungkin dia sedang futur (kondisi haid, atau terlalu sibuk sehingga berdzikir pun jarang dilakukan), maka ketika datang ujian, benteng pertahanan dalam diri tak mampu menangkalnya..

Maka dimanapun dan kapanpun berada, mengingat Alloh itu penting.

Menjaga hati terkait dengan keimanan, yazidu wa yanqus-nya iman terkait dengan efektivitas dzikrulloh..

Fadzakkir, fa inna dzikro tanfa’ul mukminin...

Rasanya tak adil jika hanya satu orang (sebagian kecil) saja, lantas mereka mengambil kesimpulan salah tentang orang berpakaian longgar dengan jilbab menutup dada mereka.

Sekali lagi,
menjaga hati itu tak mudah...


You Might Also Like

1 comments

  1. iya betul zah.. menjaga hati tu tak mudah, dan amalan hati adalah amalan yg cukup sulit karena hanya antara diri dan Allah yg tahu... Semangat menjaga hati ^-^

    ReplyDelete

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA