For My Inspirator

Sunday, October 09, 2011

Di saat lelah, di saat tak tau lagi harus seperti apa, di saat kehilangan semangat adalah saat yang tepat untuk mengingat kembali “sampai dimana kita dan kenapa kita bisa sampai disini?”. Di saat itu aku kembali teringat pada orang-orang yang meninspirasi kehidupanku hingga aku sampai di sini. Inspirator-ku bukanlah orang-orang besar yang terkenal dan banyak orang tahu tentangnya. Cukup aku tahu seberapa kelebihannya dan kenapa beliau sampai ke sana. Dan karena alasan itu pula aku terinspirasi olehnya.

Berapa tahun aku terinspirasi, walau pada jejak langkahku memang tak pernah berhasil menyamainya, tapi pada akhirnya kebanggaan itu muncul (dari lingkungan). “Tujuan boleh saja sama, tapi jalan untuk mencapai satu tujuan tersebut tak harus sama. Temuilah liku-liku dalam jalanmu, dan itulah yang membuat jalan mencapai tujuanmu menjadi spesial bagimu”, begitu pesan beliau dan memang pada akhirnya seperti itu yang aku lalui.

Itu empat tahun lalu disaat aku mengalami kebimbangan memilih 2 jenjang berbeda pada universitas yang sama, tapi pada jenjang yang sedikit lebih rendah aku mendapat fasilitas full beasiswa dan ikatan dinas langsung setelah lulus.

Jalanku memang berbeda, dan inilah yang aku pilih karena inilah jalan terbaik hasil istikhoroh-ku. Inilah pilihanku, inilah jalanku, maka aku harus bertanggung jawab menyelesaikannya sampai akhir. Pada tujuan akhir memang berbeda, tapi tujuan yang harus aku capai sebelum tujuan akhir adalah sama. Pada tujuan awal inilah yang harus kubuktikan kalau aku bisa menyelesaikannya dengan cara yang lain.

Aku berbeda dengan beliau, maka dari jalan yang berbeda ini aku bertanggung jawab untuk menyelesaikannya dengan baik walau dengan jalan yang berbeda.
Terimakasih pada beliau yang telah menginspirasiku dari kecil hingga aku dewasa.

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA