Pupuk Kandang 10 kg atau Urea 1 kg?

Wednesday, February 23, 2011

Saat kuliah matkul Produksi dan Pengolahan Benih yang berlangsung pukul 15.00 memang suasananya kurang enak. Sore-sore, enaknya main bukannya belajar. Tapi belajar kan tak mengenal waktu dan tempat. Bisa kapanpun dan dimanapun. Seperti jadwal yang sudah ditetapkan departemen untuk kuliah di sore hari, maka mahasiswa pun hanya mengikutinya saja dengan tertib.

Dosen yang mengajar sore ini adalah Bapak  Abdul Qodir, menjelaskan proses produksi benih. Untuk memproduksi benih yang baik, ada dua prinsip yang harus diperhatikan yakni prinsip agronomis dan prinsip genetik. Prinsip agronomis menekankan produksi untuk mencapai hasil maksimal. Namun apabila dalam mencapai produksi maksimal tersebut banyak yang harus dikorbankan (misalnya terlalu mahal bea produksinya, maka dipilihlah produksi yang paling optimum.

Tidak semua yang mempengaruhi baik tidaknya produksi benih hanya dari faktor benih yang digunakan saja. Bisa saja benih yang digunakan sudah baik, namun salah satu faktor lingkungannya memberi batasan sehingga hasil produksi benih tersebut kurang baik. Aspek budidaya yang harus diperhatikan antara lain dari pemilihan jenis tanaman dan varietasnya terlebih dahulu, baru kemudian kita bisa menentukan bagaimana kita harus mengolah tanah. 

Nah, tibalah pada aspek pemupukan dan penggunaan bahan organik. Seharusnya penggunaan pupuk dan bahan organik terlebih dahulu harus memperhatikan berapa jumlah yang dibutuhkan oleh tanaman, dan berapa jumlah yang telah teredia dalam tanah, baru kekurangannya kita tambahkan. Alangkah sulitnya dapat menentukan hal tersebut, karena data-datanya sampai sekarang belum ada. Kalaupun ada, itu adalah hasil penelitian yang sifatnya juga belum menyeluruh.

Tiba-tiba saja bapak mengutip iklan yang menggunakan kalimat berikut: "Lebih enak mana membawa pupuk kandang 10 kg dipikul atau membawa 1 kg Urea?",. Kami (Saya dan Didi yang duduk bersebelahan) tertawa cengar-cengir menyimaknya. Kelas yang tadinya sepi menjadi lebih bersuara.Tentu saja lebih enak membawa Urea yang 1 kg, karena ringan dan tak perlu dipikul. Inilah pembodohan massal yang dilakukan untuk membohongi petani. Apalagi mereka yang hanya mau instan-nya saja, tanpa tahu efek panjangnya menggunakan pupuk kimia. "Itu iklan sesat dan menyesatkan" sambung bapak. "Kalau dia hanya membohongi satu orang, tinggal minta maaf selesai. Tapi ini, dia membohongi banyak orang, dan anak cucu. Maka dia akan masuk neraka!". Kami semakin tak bisa menahan tawa.

Kami, yang semester lalu telah mendapatkan MK Ekologi Pertanian, tentu saja sudah tahu bagaimana pengaruh penggunaan pupuk kandang terhadap tanah dan bagaimana pengaruh pupuk kimia terhadap tanah. Mana yang bagus? tentu saja Pupuk Kandang, karena mengandung bahan organik yang akan membantu memperbaiki sifat-sifat tanah baik secara kimia, fisik dan biologis.



You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA