Mereka tahu, tapi Mereka Bungkam

Tuesday, January 18, 2011

Ini adalah kasus kedua yang terjadi dikos-kosan saya, walaupun kali ini korbannya berganti Saya jadi ragu apakah benar-benar aman? Untuk lingkungan kampus, harusnya aman. Tapi selalu ada orang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Dalam setiap masalah, kembalikan lagi kepada Alloh sebagai penenang. Saya tahu, mungkin bagi orang ini biasa, dan saking biasanya ini menjadi kebiasaan sehingga kehilangan barang berharga bukanlah menjadi soal bagi mereka. Memang barang saya yang hilang kala itu nilainya tak seberapa, tapi kerugian secara psikologisnya yang nilainya tak semudah itu untuk dikembalikan. Karena setelah peristiwa itu saya jadi insomnia sampai sekarang karena memikirkan tangan-tangan yang tiba-tiba masuk melalui jendela, dan karena mimpi-mimpi yang sama selalu membayangi.

Kejadiannya terjadi tepat pukul 3 dini hari saat saya memutuskan untuk tidur sesaat pukul 2 selepas belajar materi ujian saya yang cukup banyak dan bermaksud membunyikan alaram pukul 3 agar bisa belajar lagi. Kenyataannya saya justru terlelap tidur dan baru bangun pukul 5 kurang sedikit, bahkan bunyi alarm pun saya tak mendengarnya.

Selalu dan selalu kejadian terjadi, dan kondisi kami sedang tertidur pulas. Bahkan tak berasa sama sekali, padahal untuk kejadian yang normal saya terbangun untuk bunyi-bunyi atau bahkan gerakan sedikit saja disekitar kamar. Saya jadi yakin kalau dia menggunakan ilmunya untuk membuat kami tertidur pulas.

Pagi-paginya saya baru tahu kalau kamar depan saya yang berisi empat orang kehilangan HP 3 sekaligus pada jam tersebut. Ini mengulangi trauma yang saya rasakan hampir beberapa malam setelah HP saya hilang beberapa bulan yang lalu. Yang saya tak habis pikir, dari 3 kamar yang ada hanya kamar saya yang jendelanya tidak dicongkel. Sepertinya dia tahu saya pernah kehilangan, dan semakin tak masuk akal kalau pencurinya berbeda. Saya sangat yakin kalau pelakunya adalah orang yang sama yang juga pernah mencongkel jendela kamar saya. pencuri dengan modus yang sama, dengan kejadian yang hanya berselang 3 bulan. Saya tambah yakin kalau pelakunya adalah orang dekat-dekat sini, apalagi ketika diadukan ke bapak kos dan tanggapan bapak malah memahari adik kelas saya yang HPnya hilang. Sama seperti memarahi saya sewaktu saya kehilangan HP, karena saya yang teledor-lah, sudah diingetin-lah, saya sampai curiga jangan-jangan ada sindikat nih antara pemilik kos dengan maling itu sendiri. Justru kami yang malu kalau lapor HP atau barang kami yang lain ada yang hilang, karena kemudian warga akan mengerubungi kosan kami dan melihat kosan kami. Tapi kalau tak lapor, tak ada tindakan pasca pencurian.

Iya, saya juga salah karena tak berpikir waspada waktu itu. Tapi ini kan bukan murni kesalahan saya saja, melainkan karena ada unsur kesengajaan dari pencuri itu dan juga dari warga sekitar kosan kami. Mau bagaimanapun, pemikiran cerdik pencuri itu jauh berkembang lebih cepat ketimbang orang yang polos yang tak tahu apa itu pencuri sekalipun.

Yang saya heran juga, tetangga-tetangga saja tahu kejadiannya tadi malam jam 3. Mereka pernah bilang "paling pelakunya orang sekitar sini", tapi mereka tak pernah memberi tahu. Dan itu bukan hanya terjadi berulang kali dikosan saya yang sekarang saja, dikosan saya yang dahulu pun juga demikian. Sudah hampir 3 kali malah disatroni maling. 

Saya jadi ragu akan keamanan kos-kosan didaerah ini karena sudah dua kali saya menempati kos-kosan di daerah ini dan hampir semua pernah mengalami kejadian serupa. Saya dan kawan saya yang semula berniat untuk teteap bertahan dikosan ini jadi berpikirulang, dan mulai dengan perburuan mencari kos-kosan baru sebelum angkatan 47 yang masih di asrama memulai kegiatannya mencari kos-kosan. Smangat!!

Sebenarnya mereka tahu pelakunya, tapi mereka segan pada maling itu. Entah ada konspirasi apa antara mereka, saya hanya ingin share. Berhati-hatilah dalam mencari kos-kosan, banyak-banyaklah bertanya pada kakak kelas daerah mana saja yang aman. karena maling sudah mengincar, bahkan faham seluk-beluk kos-kosan karena seringnya mencuri.

Berhati-hatilah!

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA