Konvoi Sepeda ke Cikabayan

Monday, December 06, 2010

Hari ini (Senin, 06 Desember 2010) kami sebenarnya tak ada jadwal Praktikum Menara (Manajemen Air dan Hara Tanaman), padahal paralel yang satunya sedang berdebar-debar kuis ketok Gulma. Kemaren kami telah menyepakati kalau kami akan melakukan praktikum mandiri di jadwal praktikum yang kosong ini daripada kami harus susah-susah mencari jadwal kosong di hari lain (Karena ada beberapa yang bukan mayor AGH, ditambah minor kami yang berbeda-beda pasti akan menyulitkan penyamaan jadwal).

Kami telah sepakat berkumpul di depan RK. Pin
us, sayang saya datang terlambat 30 menit gara-gara mengantri fotocopy materi. Hmm...sepagi ini fotokopian sudah antre segitunya. Tapi tak hanya saya saja yang telat, masih ada yg lebih telat lagi. Setidaknya bukan saya yang menjadi pemecah rekor ter-ngaret untuk kegiatan hari ini.

Konvoi sepeda bersama kawan-kawan sekelompok Menara

Setelah mengulas sedikit materi mengenai ciri-ciri kekurangan unsur S (Sulfur) pada tanaman, yakni daun akan mengalami klorosis merata dimulai dari daun muda. Unsur hara S juga berfungsi dalam ketahanan terhadap cendawan, maka kekurangan unsur S memungkinkan tanaman tersebut bercendawan. Kami berdiskusi kemana kami akan mencari tanaman tersebeut, karena di kampus cukup sulit mencari tanaman dikotil. Rencana awal mau ke Leuwikopo, berhubung terbersit tiba-tiba gagasan meminjam sepeda di Shelter GWW, dan sebagian ingin sekalian muter-muter, maka kami ganti tujuan yakni ke Cikabayan.

Entah ini kali ke berapa saya naik sepeda kampus, tapi tetap saja menyenangkan bersepeda di kampus, apalagi bersama kawan-kawan seperti ini. Masa-masa muda yang indah :-).

Melalui jalur yang tak biasa kami lalui, yakni melalui kandang peternakan Fakultas Peternakan. Jalannya cukup ekstrim dan tidak rata aspalnya, sehingga agak berdebar-debar juga. Saya pegangi stang sepeda dan selalu stand by menekan rem agar ketika terjadi sesuatu tidak berakibat fatal. Ini jalan ke Cikabayan melalui jalan yang sebelah,, saya tahu walaupun baru kali ini melewatinya.

Sesampainya kami di Cikabayan bawah, kawan-kawan kami yang keluar dari ujian gulma menatap kami aneh. Apanya yang aneh ya??? Saya jadi tak mengerti. Cikabayan kan tempat umum, siapa saja boleh datang dan pergi sesuka hati. Ah, mereka nantinya juga akan seperti ini saat mengerjakan praktikum mandiri menara.

Kawan-kawan menyandarkan sepeda, dan saya baru sadar kalau sepeda saya ternyata tak ada standard-nya. Hmm..mesthi diberdirikan disamping pohon nih!! Ada-ada saja.

Segera kita menjelajah kantor Cikabayan bawah, dan kita menemukan puhun kelengkeng yang warnanya aneh. Menguning semuanya, dari yang tua sampai yan muda. Apa ini ya?? Mungkin. Akhirnya kami foto dan kami deskripsikan.

Setelah menyelesaikan tugas, kami kembali ke kampus. Ya ampun..., jalannya menanjak sekali. Cukup terengah-engah saya menaiki sepeda. Tapi akhirnya berhasil pula melewati tanjakan itu. Cuap-cuap...eh foto-foto di kantor Cikabayan atas. Dasar mahasiswa!! Peketjaannya adalah jadi foto model. he..he..

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA