Family day in Rumpin

Monday, August 30, 2010

11 Juli 2010

It’s nice day? I hope that. Then everything will flow as usual.

Semakin hari semakin pagi saja kawan-kawanku pada bangun. Dingin abis!! Mencoba bertahan untuk tak tidur lagi, tapi prtahananku kandas jua karena terlena mendengar lagu-lagu Siti Nur haliza dari MP4-ku. Hmm,pelor juga nih…

Aku dan Fatma masih dongkol soal ke pasar kemaren. Betul sih, biar sekali-kali dia ngrasain sendiri susahnya ke pasar. Aku jadi orang flexible saja, kalau mau di ajak kerjasama, sip!! Kalau mau saling beradu ego, aku juga bisa. Karena prinsipnya jika aku ditekan demi ego orang lain, ego-ku juga akan tampak.

Betul juga kata Fatma, selepas kita bayar ongkos ke pasar kemaren, dia langsung ekspresinya hebring. Nyesel juga aku mempercayakan uang program ke dia, coz dia jadi semena-mena ngatur uangnya. Ngirit sih ngirit, tapi tidak dengan merugikan pihak lain dunk!! Wallohu alam, ntar dia pasti kena getahnya.

Aku telepon rumah. Wah, sudah mulai bikin kue rupanya. Aku jadi kepengin rumah, bantu-bantu bikin kue. Membuka dan menutup puasa di rumah, pasti seru. Coz rasa-rasanya semakin jarang saja aku pulang, semenjak jadwal kegiatanku di kampus padat. Itu konsekwensi, kalau kangen rumah terus ya tak maju-maju-lah peradaban kita.

Ih..kenapa hari ini jadi pada males sich? Gabut lagi…gabut lagi dunk ceritanya. Terlalu sering bergantung dengan orang lain, lama-lama g bener juga kalau gitu. Tak ada deadline, kapan kelarnya and kapan pulangnya? Ini membuatku malas menulis diary! Habis kegiatannya itu-itu saja sich.. monoton!!

Di telepon Alfian. Wah,, hari ini jadi sibuk ma urusan keluarga dirumah. Seolah-olah jeda dari mikirin go field. Kalau di saat seperti ini sich bagus. Jadi aku bukan benar-benar gabut. Seenggaknya masih ada urusan yang harus ku pikirkan.

Sore ini kami ke rumah pak Lurah, melapor dan menceritakan tujuan kedatangan kami. Aagak abeh juga sich kami, sudah seminggu di sini baru melapor.

You Might Also Like

0 comments

El Haq Boutique

Instagram

ARINAL NURRAHMA